Quick Guide Alur Kerja Studio
Panduan komprehensif alur kerja audio mastering profesional: mulai dari standardisasi gain staging, pembentukan tonal bedah, saturasi transformator analog, audisi matriks Mid/Side & subwoofer, hingga inspeksi kepatuhan True-Peak dan render audio resolusi tinggi 24-bit.
Alur Kerja Mastering 5 Langkah
Muat & Input Staging
Tarik file rekaman WAV/FLAC 24-bit. Smart Headroom otomatis mendeteksi puncak inter-sample dan menstabilkan gain input.
Target Loudness
Pilih profil kepatuhan rilis: Spotify (-14 LUFS), Apple Music (-16 LUFS), YouTube, atau Club EDM (-8 LUFS).
Tone & Saturasi
Koreksi resonansi 10-band Parametric EQ, tentukan densitas transformator analog (Nickel/Iron/Steel), dan rekatkan dinamika.
Audisi M/S & Sub
Uji kejernihan vokal pada Mid Solo, periksa reverberasi pada Side Solo, dan isolasi subwoofer panggung pada tombol [SUB] < 120 Hz.
Pre-Flight & Render
Jalankan 5 checkpoint kepatuhan industri. Tekan tombol Auto-Fix jika terjadi pelanggaran, lalu ekspor master 24-bit.
Fitur Inti Workstation DSP v2.0
Filter IIR presisi tinggi untuk membersihkan resonansi muddy (250-400 Hz) dan memberikan airiness halus pada top-end (12 kHz).
Karakter analog Nickel (transparan & modern), Iron (punchy mid-range 480 Hz), dan Steel (densitas low-end < 90 Hz).
Filter Linkwitz-Riley 4th order yang mengisolasi energi panggung di bawah 120 Hz guna memastikan sub-bass punchy bebas distorsi.
Analisis spektral akustik berbasis model resmi Google Gemini 3.8 Flash & 3.5 Flash-Lite untuk rekomendasi EQ dan dynamic crest factor otomatis.
Pre-Flight Compliance Guard (5 Poin)
Sistem pengawas sebelum rilis yang mengaudit 5 parameter kritis industri untuk mencegah penolakan rilis atau distorsi kompresi lossy streaming: